Kurva
eksponensial.. kurang lebih begitulah fluktuasi emosi serta semangat saya di
hari ini. ya,, pada awalnya saya tidak begitu menganggap spesial akan proses
pengayaan calon penerima beasiswa pendidikan Indonesia yang diberikan oleh
Lembaga Pengelola Pendidikan yang berada di bawah otoritas Kementrian Keuangan
Republik Indonesia ini. apalagi setelah beberapa hari yang lalu saya mengetahui
bahwa lokasi dilakukan pengayaan ini tidak lain dan tidak bukan adalah Graha
Insan Cita (GIC) yang usut punya usut masih satu kelurahan dengan rumah saya di
Depok.. hehe,, tapi seiring dengan berjalannya mata acara,, waah,, antusias
saya terus melejit bung!!
Pada materi
pertama, pemaparan materi ternyata disampaikan langsung oleh para direksi LPDP.
Hufh.. Membayangkan para PNS dan birokrat akan menyampaikan materi,, saya sudah
bersiap2 berperang melawan hasrat buat tidur yang selalu menyerang kala
mendengar “orasi” dari abdi pemerintah semasa hidup saya.. namun di luar dugaan,
ternyata Para direksi LPDP bisa begitu cair dalam menyampaikan beasiswa,,
bahkan sering tawa penonton berhasil dipancing oleh mereka. Sangat salut saya
terhadap para direksi tersebut, sedikit banyak mereka bisa mengubah imej
negatif dari PNS di benak saya,, hehe
Jika bicara soal
content materinya, yang membuat saya salut dari LPDP ini adalah bukan karena
sekedar mereka memiliki visi yang begitu besar dalam pembentukan karakter
pemuda Indonesia di masa datang,, akan tetapi lebih disebabkan oleh kemampuan
LPDP untuk membuktikan kesungguhan mereka dalam mewujudkan visi tersebut. pola
rekrutmen beasiswa yang jelas dan tidak amigu, jadwal tahapan seleksi yang
relatif tepat waktu, serta keprofesionalan LPDP dalam mengolah dana yang mereka
miliki baik dalam bentuk berbagai investasi serta mencoba secara serius untuk
menjajaki pihak donor lain seperti Amerika dan Jepang begitu menggambarkan
keprofesionalan dari Lembaga ini yang seharusnya sangat bertentangan dengan
imej birokrasi pemerintah yang lambat dan tidak efisien.
Orang Inspiring
berikutnya adalah pemateri kedua di hari ini yang bernama Goris Mustaqim, sang
pendiri dari sebuah usaha dan gerakan bernama Asgar Muda. Waduuh.. setelah
mendengarkan pemaparan dari beliau tentang apa saja yang beliau sudah perbuat
buat bangsa ini,, beneran deh kita ngerasa cupu abis bro. Bayangin aje,, di
usia yang baru tiga puluh tahun,, Bang Goris ini udah inisiasi banyak banget
program sociopreneur buat berdayain banyak orang,, berikut nih apa aja yang
udah beliau kerjakan:
-
Pendidikan
untuk anak2 Garut agar bisa masuk PTN - Inkubator kewirausahaan untuk anak2 muda Garut
- Comdev dengan gerakan Investasi Pohon
- Lembaga keuangan mikro berbentuk Baitul Maal wa Tamwiil (BMT)
Bang Goris ini
bener2 bikin saya geregetan,, soalnya sudah sejak lama saya punya keinginan
untuk bisa buat suatu gerakan sosial,, eh beliau malah udah bikin seabrek-abrek..
Maka kalau harus
memilih satu kata yang paling menggambarkan perasaan saya di hari ini tidak
lain adalah INSPIRING !!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar